‎DWP Bojonegoro Gandeng Dispusip Dorong Gerakan Literasi dari Perempuan

BOJONEGOROtimes.Id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bojonegoro melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (06/01/2026).

‎Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk membangun kerja sama nyata antarorganisasi perempuan dan perangkat daerah.

‎Fokus utama kolaborasi tersebut adalah penguatan budaya membaca dan literasi masyarakat.

‎Upaya ini diharapkan mampu memberi dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

‎Ketua DWP Kabupaten Bojonegoro, Emy Edi Susanto, menjelaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis dalam menjalin sinergi berkelanjutan.

‎Menurutnya, literasi merupakan pondasi penting dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing.

‎Perempuan dan keluarga memiliki peran sentral sebagai pintu masuk pembentukan budaya membaca.

‎Karena itu, DWP berkomitmen terlibat aktif dalam gerakan literasi di daerah.

‎Emy menambahkan, DWP berencana menghadirkan berbagai program kolaboratif bersama Dispusip Bojonegoro.

‎Beberapa di antaranya yakni penyediaan pojok literasi DWP, kegiatan pembiasaan membaca, serta pelatihan yang mendukung peningkatan literasi.

‎Program tersebut dirancang agar menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

‎DWP berharap sinergi ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan.

‎Sementara itu, Kepala Dispusip Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama tersebut.

‎Ia menyatakan kesiapan Dispusip dalam mendukung seluruh program literasi yang digagas bersama DWP.

‎Berbagai koleksi buku telah disiapkan untuk menunjang pojok baca DWP.

‎Dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan bacaan berkualitas.

‎Kolaborasi antara DWP dan Dispusip Bojonegoro tidak sekadar menghadirkan fasilitas membaca.

‎Kerja sama ini diharapkan menjadi gerakan kolektif yang menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan.

‎Budaya membaca, belajar, dan berbagi pengetahuan diharapkan semakin menguat di tengah masyarakat.

‎Dengan peran aktif perempuan, literasi diyakini dapat berkembang lebih luas dan berkelanjutan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *