BOJONEGOROtimes.Id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro melalui laporan harian Pusdalops menyampaikan prakiraan cuaca wilayah Bojonegoro untuk Senin, 12 Januari 2026, terhitung mulai pukul 07.00 WIB.
Secara umum, kondisi atmosfer diprediksi didominasi awan sejak pagi hingga malam hari.
Potensi hujan ringan diperkirakan muncul terutama pada waktu siang hari.
Masyarakat diimbau tetap memperhatikan perubahan cuaca meski situasi terpantau relatif stabil.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca pagi hari di Bojonegoro diperkirakan berawan.
Suhu udara berada di kisaran 25 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 90 persen.
Angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan sekitar 13 kilometer per jam.
Kondisi ini dinilai masih cukup nyaman untuk aktivitas masyarakat di pagi hari.
Memasuki siang hari, BPBD mengingatkan adanya potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
Suhu udara diperkirakan meningkat hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan menurun menjadi sekitar 80 persen.
Arah angin tetap berasal dari barat dengan kecepatan yang meningkat hingga 16 kilometer per jam.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan tetap membawa perlengkapan antisipasi hujan.
Pada malam hari, kondisi cuaca di wilayah Bojonegoro kembali cenderung berawan.
Suhu udara diperkirakan menurun hingga 24 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 92 persen.
Kecepatan angin melemah menjadi sekitar 9 kilometer per jam.
Situasi ini diperkirakan berlangsung hingga menjelang dini hari.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan masih berada dalam kondisi berawan.
Suhu udara turun menjadi sekitar 23 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, yakni 94 persen.
Angin bertiup dari arah barat daya dengan kecepatan sekitar 7 kilometer per jam.
Kondisi tersebut mencerminkan cuaca yang relatif stabil tanpa potensi ekstrem.
Hasil pemantauan visual BPBD menunjukkan kondisi cuaca yang relatif merata di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Baik kawasan perkotaan, wilayah selatan, timur, maupun barat terpantau berada dalam kondisi berawan.
Tidak ditemukan perbedaan signifikan antarwilayah selama periode pemantauan.
Hal ini menandakan distribusi cuaca yang cukup seragam di seluruh daerah.
BPBD Kabupaten Bojonegoro juga melaporkan hingga laporan ini disampaikan tidak terjadi kejadian bencana.
Untuk kondisi Sungai Bengawan Solo, tinggi muka air tercatat berada di angka 9,58 meter.
Data tersebut berdasarkan pemantauan Perum Jasa Tirta Divisi Jasa Asa III Bengawan Solo.
Status sungai dinyatakan normal dengan tren ketinggian air yang stabil.
Meski kondisi wilayah dan sungai masih aman, BPBD tetap mengimbau masyarakat agar waspada.
Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat musim penghujan.
Masyarakat diharapkan meningkatkan kehati-hatian saat beraktivitas di luar ruangan.
Langkah antisipatif dinilai penting guna meminimalkan risiko dampak cuaca. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,