BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro secara resmi mengukuhkan Forum Komunikasi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) bersama Lembaga Keuangan Desa “Angling Dharma” periode 2025–2030.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Angling Dharma, Senin (29/12/2025), dan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan.
Ia menekankan agar forum ini tidak sekadar bersifat seremonial, namun mampu menghasilkan dampak nyata bagi kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa di Bojonegoro.
Menurutnya, BUMDesma diharapkan menjadi penggerak utama roda perekonomian desa.
Sebagai entitas yang dibentuk negara, BUMDesma harus menjalankan prinsip social entrepreneur, yakni menggabungkan tujuan usaha dengan kepedulian sosial tanpa merugikan masyarakat.
Bupati juga menyoroti praktik lembaga keuangan yang memberlakukan bunga tinggi.
Ia menegaskan bahwa BUMDesma harus hadir sebagai solusi permodalan yang adil, sekaligus mendukung pelaku usaha kecil agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Keberadaan Forum Komunikasi BUMDesma dinilai penting sebagai sarana berbagi informasi, pengalaman, dan potensi antarwilayah.
Dengan komunikasi yang baik, kebutuhan dan kelebihan potensi desa dapat saling melengkapi demi pemerataan kesejahteraan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro, Machmuddin, menjelaskan bahwa pembentukan BUMDesma mengacu pada regulasi nasional terkait pengelolaan dana bergulir eks PNPM Mandiri Perdesaan.
Saat ini, Bojonegoro telah memiliki 27 BUMDesma.
Dari hasil pemeringkatan Kementerian Desa PDT RI, tercatat satu BUMDesma berstatus perintis, dua pemula, 18 berkembang, dan 16 berstatus maju.
Selain itu, 25 BUMDesma telah berbadan hukum, sementara dua lainnya masih dalam proses.
Machmuddin menambahkan, dua BUMDesma di Bojonegoro telah memiliki unit usaha berbentuk Perseroan Terbatas Lembaga Keuangan Mikro (PT LKM), yakni BUMDesma Kanor dan BUMDesma Purwosari, yang diharapkan menjadi contoh pengelolaan profesional di tingkat desa. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,