BOJONEGOROtimes.Id– Kebakaran yang diduga dipicu pembakaran sampah tanpa pengawasan terjadi di Dusun Baru Lor, RT 24/RW 06, Desa Sidomukti, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (10/10/2026) sore. Api merembet hingga ke area pekarangan di Dusun Bakalan, Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, sebelum akhirnya berhasil dikendalikan oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro melalui Regu 3 Pos Baureno mengerahkan empat personel dan satu unit mobil pemadam untuk menangani kejadian tersebut. Proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan warga setempat hingga api berhasil dipadamkan dan kondisi dinyatakan aman pada pukul 18.39 WIB.
Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Petugas menerima laporan pada pukul 17.31 WIB, kemudian berangkat menuju lokasi pukul 17.33 WIB dan tiba pada pukul 17.43 WIB.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 10 kilometer dari Pos Baureno. Dalam proses penanganan, petugas menghadapi kendala karena titik api berada di area yang agak jauh dari jangkauan armada pemadam.
Kondisi tersebut membuat petugas bersama warga melakukan pemadaman secara manual untuk mengendalikan api agar tidak terus merembet ke area sekitarnya. Upaya bersama itu akhirnya berhasil mengatasi kebakaran hingga situasi dinyatakan aman.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Penanganan melibatkan personel Damkarmat Pos Baureno, Satpol PP Kecamatan Kepohbaru, serta warga sekitar. Informasi awal kejadian disampaikan oleh Zaenal, petugas Satpol PP Kecamatan Kepohbaru.
Pembakaran Sampah Tanpa Pengawasan Berisiko Memicu Kebakaran
Pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran, terutama ketika api menjalar ke rumput kering, dedaunan, pepohonan, atau material lain yang mudah terbakar. Kondisi angin dan lingkungan sekitar juga dapat mempercepat penyebaran api.
Peristiwa di wilayah Kecamatan Kepohbaru ini menjadi pengingat bahwa aktivitas pembakaran sampah perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Api yang terlihat kecil sekalipun berpotensi menimbulkan bahaya apabila ditinggalkan sebelum benar-benar padam.
Warga Diimbau Waspada terhadap Sumber Api
Masyarakat diimbau menghindari pembakaran sampah apabila tidak diperlukan. Jika pembakaran tidak dapat dihindari, api harus terus diawasi, dijauhkan dari bahan yang mudah terbakar, dan dipastikan benar-benar padam sebelum lokasi ditinggalkan.
Warga juga diharapkan segera menghubungi petugas berwenang apabila menemukan kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan risiko meluasnya api dapat diminimalkan.
Kebakaran yang merembet hingga ke pekarangan di Dusun Bakalan, Desa Kepoh, menjadi pengingat bahwa kewaspadaan terhadap sumber api merupakan tanggung jawab bersama. Kelalaian dalam mengawasi pembakaran sampah dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan masyarakat.(Dj)






