LAMONGAN – Kodim 0812/Lamongan menggelar Latihan Teknis Teritorial (Latnister) Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparat kewilayahan.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kadetsuwoko, Makodim 0812/Lamongan pada Kamis (09/04).
Latihan tersebut menjadi bagian penting dalam pembinaan kemampuan prajurit di bidang teritorial.
Fokus utama kegiatan adalah memperkuat kesiapan personel dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan.
Latnister diikuti oleh para Danramil dan Babinsa yang bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.
Melalui kegiatan ini, prajurit dibekali pemahaman yang lebih mendalam terkait tugas pembinaan teritorial.
Selain itu, latihan juga bertujuan menyamakan persepsi dalam bertindak di tengah perkembangan sosial masyarakat.
Dengan demikian, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal dan terarah.
Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah.
Ia menyampaikan bahwa kemampuan teritorial harus terus diasah dan tidak boleh dianggap sebagai rutinitas semata.
Menurutnya, kedekatan TNI dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah.
“Babinsa harus mampu memahami wilayah binaannya sekaligus menjadi solusi atas berbagai persoalan yang muncul di masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dandim menyoroti kompleksitas tantangan yang semakin berkembang di lapangan.
Ia menekankan pentingnya kemampuan komunikasi sosial serta penguasaan kondisi wilayah bagi setiap prajurit.
Dengan bekal tersebut, Babinsa diharapkan dapat merespons situasi dengan cepat dan tepat.
“Melalui Latnister ini, kami ingin memastikan prajurit siap menghadapi berbagai dinamika di wilayah tugasnya,” tambahnya.
Kodim 0812/Lamongan berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kepekaan prajurit terhadap potensi kerawanan wilayah.
Profesionalisme yang terus diasah diharapkan dapat mendukung terciptanya kondisi pertahanan yang kuat.
Selain itu, kesiapan prajurit juga menjadi faktor penting dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.
Khususnya di wilayah Lamongan, peran aktif aparat teritorial dinilai sangat strategis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat.
Latihan ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta simulasi penanganan masalah teritorial.
Simulasi tersebut bertujuan mengasah kecepatan dan ketepatan dalam pengambilan keputusan di lapangan.
Dengan latihan ini, diharapkan prajurit semakin siap menjalankan tugas secara profesional dan responsif. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,