BOJONEGOROtimes.Id – Implementasi kebijakan Bike to Work yang diterapkan Pemkab Bojonegoro sejak Senin (30/03/2026) mendapat respons beragam dari para ASN.
Program ini mewajibkan pegawai dengan jarak tempuh di bawah 7 kilometer untuk berangkat kerja menggunakan sepeda.
Namun, ada cara berbeda yang dilakukan oleh seorang guru di SMPN 1 Kasiman.
Ia memilih tetap berangkat dengan cara yang lebih menantang dan menyehatkan.
Ahmad Zaki Febriansyah, guru PJOK sekaligus PPPK angkatan 2024, memilih berlari sejauh 4 kilometer dari rumahnya di Kecamatan Padangan menuju sekolah.
Baginya, jarak tersebut justru menjadi peluang untuk menjaga kebugaran sekaligus menyalurkan hobi lamanya.
“Kebetulan jaraknya cukup dekat, jadi saya memilih lari. Selain itu, lari memang sudah menjadi hobi saya sejak SMP,” ujarnya.
Tak hanya sekadar hobi, Zaki juga dikenal sebagai atlet berprestasi dengan berbagai pencapaian tingkat nasional.
Ia pernah meraih Juara 1 Jateng Open Nasional, emas Kejurnas PPLM, hingga juara marathon dan ultra marathon.
Konsistensinya dalam dunia lari membuat pilihannya semakin relevan dengan gaya hidup sehat yang diusung pemerintah daerah.
Aksi Zaki pun mulai menginspirasi rekan kerjanya.
Pada pelaksanaan kedua, Senin (6/4/2026), ia tidak lagi berlari sendirian karena ditemani rekannya sesama ASN.
“Minggu pertama saya lari sendiri, hari ini sudah ada teman yang ikut,” ungkapnya.
Langkah sederhana ini menjadi bukti bahwa kebijakan daerah dapat dijalankan secara kreatif, sekaligus mendukung visi Bojonegoro yang sehat dan membanggakan. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,