BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Bojonegoro–Padangan.
Insiden kali ini berujung maut dan merenggut dua korban jiwa dari kalangan pemuda.
Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Kamis malam (2/4/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.
Lokasi kecelakaan berada di Jalan Raya turut Desa Brenggolo, Kecamatan Kalitidu.
Dua korban diketahui berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S-5891-AAX.
Mereka adalah M.Y.P.H (18), seorang pelajar, dan A.M (20), yang bekerja sebagai wiraswasta.
Keduanya merupakan warga Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro.
Kecelakaan ini sontak mengundang perhatian warga sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, kendaraan lain yang terlibat adalah truk fuso bernopol H-8175-MG.
Truk tersebut dikemudikan oleh A.A.C (34), warga Kabupaten Demak.
Berdasarkan keterangan petugas, truk melaju dari arah timur menuju barat.
Peristiwa bermula saat kendaraan besar itu berhenti di tepi jalan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian Nur Pratama, menjelaskan kronologi kejadian.
Menurutnya, sopir truk berhenti untuk memeriksa kondisi ban kendaraannya.
Namun, posisi truk saat itu masih mengambil sebagian badan jalan.
Hal ini diduga menjadi faktor utama terjadinya kecelakaan.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak bagian belakang truk,” ujar Ipda Septian.
Motor yang melaju dari arah belakang langsung menghantam truk yang berhenti.
Benturan keras pun tidak dapat dihindari dalam kondisi minim penerangan.
Akibatnya, kedua korban mengalami luka berat.
Korban sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, kondisi keduanya tidak tertolong setelah mengalami cedera serius.
Petugas medis akhirnya menyatakan kedua korban meninggal dunia saat perawatan.
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,