BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyalurkan insentif kepada 1.007 modin perempuan yang tersebar di berbagai wilayah.
Pemberian ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam pelayanan sosial dan keagamaan di masyarakat.
Langkah tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sebagai apresiasi atas pengabdian yang penuh tantangan.
Pemkab berharap dukungan ini mampu meningkatkan semangat dan kesejahteraan para modin perempuan.
Setiap modin perempuan menerima insentif sebesar Rp300.000 yang kemudian dipotong pajak penghasilan sebesar 5 persen.
Dengan demikian, masing-masing penerima memperoleh Rp285.000 bersih yang disalurkan secara langsung.
Penyaluran ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap peran penting mereka di tengah masyarakat.
Selain itu, kebijakan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pelayan umat.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Dian Rokhmawati menegaskan bahwa perhatian kepada modin perempuan akan terus berlanjut.
Menurutnya, peran mereka sangat penting dalam menjaga nilai-nilai sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.
“Apresiasi ini adalah cara kami mengucapkan terima kasih kepada para modin perempuan atas pengabdian mereka,” ujarnya.
Ia juga memastikan bahwa hak yang diterima adalah sebesar Rp285.000 bersih setelah pajak.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap pemberian insentif ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelayan umat.
Dengan dukungan tersebut, diharapkan peran modin perempuan semakin optimal dalam melayani masyarakat.
Selain itu, perhatian ini juga diharapkan menumbuhkan rasa bangga terhadap profesi yang dijalani.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menjaga harmonisasi kehidupan sosial dan keagamaan di Bojonegoro. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,