BOJONEGOROtimes.Id – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah melaksanakan Sholat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Darussalam, Sabtu (21/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan sejumlah capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.
Turut hadir Sekda Edi Susanto serta sejumlah kepala OPD yang mengikuti jalannya ibadah.
Momentum Idul Fitri dimanfaatkan untuk menyampaikan perkembangan pembangunan daerah.
“Pak Bupati Setyo Wahono menitipkan salam karena beliau melaksanakan sholat di Masjid Baabus Shofa,” ujarnya.
Ia menjelaskan masjid tersebut kini telah resmi menjadi aset Pemkab Bojonegoro sejak Februari 2026.
Sebelumnya, bangunan itu merupakan milik keluarga AKBP (Purn) Budi Djatmiko.
Kini keberadaannya diharapkan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Wabup Nurul Azizah mengungkapkan berbagai capaian meski terjadi penurunan APBD.
Dari sebelumnya sekitar Rp8 triliun, kini menjadi Rp6 triliun pada tahun 2026.
Namun, indikator kesejahteraan seperti penurunan kemiskinan dan peningkatan IPM tetap tercapai.
Produksi padi dan angka harapan hidup masyarakat juga menunjukkan tren meningkat.
“Walaupun APBD turun, capaian pembangunan tetap berjalan dan menunjukkan hasil positif,” tegasnya.
Ia menambahkan pembangunan terus diarahkan agar merata hingga ke tingkat desa.
Salah satu upaya dilakukan melalui peningkatan Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD).
Program tersebut telah menjangkau lebih dari 400 desa di Bojonegoro.
Selain itu, Pemkab menargetkan seluruh anak di Bojonegoro mendapatkan pendidikan pada 2026.
Saat ini masih terdapat ribuan anak yang belum bersekolah dan menjadi perhatian serius.
Di sisi lain, pemerintah juga menargetkan seluruh warga menikmati aliran listrik.
Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Kami menargetkan Bojonegoro bebas TBC serta seluruh masyarakat terlayani fasilitas dasar,” ungkapnya.
Layanan kesehatan juga diperkuat melalui kerja sama RSUD dengan RSCM.
Selain itu, RSUD Bojonegoro kini berkembang sebagai rumah sakit pendidikan.
Program beasiswa, bansos, dan pembangunan infrastruktur juga terus dilanjutkan.
Dalam khutbahnya, khotib Dr. H. Yogi Prana Izza mengajak jamaah meningkatkan keimanan.
Ia mengangkat tema tentang pentingnya mengendalikan ego dan memperbaiki diri.
Menurutnya, manusia kelak akan kembali tanpa membawa apa pun selain amal.
Pesan tersebut menjadi pengingat untuk memperkuat ketakwaan.
“Mudah-mudahan kita termasuk orang yang mampu mengendalikan ego dan menjadi lebih baik,” pesannya.
Usai sholat, suasana hangat terlihat saat jamaah saling bersalaman.
Wabup Nurul Azizah turut berbaur dan bermaaf-maafan dengan masyarakat.
Kebersamaan itu menjadi simbol eratnya hubungan pemimpin dan warga. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,