BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pembukaan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Jumat (20/2/2026), di sepanjang Jalan Mastumapel, Kota Bojonegoro.
Peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya kegiatan.
Bazar ini akan berlangsung hingga 20 Maret 2026 menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penyelenggaraan bazar Ramadhan ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain sebagai sarana promosi produk lokal, kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk menggerakkan sektor riil melalui transaksi langsung antara penjual dan pembeli.
Dengan demikian, perputaran ekonomi daerah diharapkan semakin meningkat.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang ibadah semata.
Ia menyebut Ramadhan juga mengajarkan nilai kesabaran, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Bulan Ramadhan bukan sekadar momen ibadah, tetapi juga mengajarkan tentang kesabaran, kepedulian, dan semangat berbagi. Penyelenggaraan pasar ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah daerah bagi para pelaku usaha lokal,” ungkapnya.
Bupati juga secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan pernyataan yang disambut antusias masyarakat dan pelaku UMKM.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Pembukaan Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 Hijriah tahun 2026 saya nyatakan dibuka,” ucapnya.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan.
Kehadiran bazar ini diharapkan membawa berkah bagi seluruh pihak yang terlibat.
Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Nurul Azizah, Ketua TP PKK Cantika Wahono, organisasi kemasyarakatan, serta para pelaku UMKM.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan ekonomi lokal.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci suksesnya kegiatan tersebut.
Para pedagang pun menyambut positif fasilitas yang diberikan pemerintah.
Usai prosesi pembukaan, Bupati bersama rombongan meninjau langsung sejumlah stan bazar yang berjejer di sepanjang lokasi kegiatan.
Berbagai produk ditampilkan, mulai dari kebutuhan pokok, aneka jajanan khas Ramadhan, hingga produk kreatif UMKM lokal.
Interaksi langsung antara kepala daerah dan pedagang menambah semangat para pelaku usaha.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro sendiri menyediakan 75 tenda stan secara gratis untuk mendukung partisipasi UMKM.
Melalui Bazar Ramadhan UMKM Bahagia 1447 H ini, Pemkab Bojonegoro berharap tercipta ekosistem ekonomi yang semakin kuat dan berkelanjutan.
Kegiatan ini tidak hanya meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan menjelang Lebaran.
Lebih dari itu, bazar menjadi ruang strategis promosi dan peningkatan daya saing produk lokal.
Sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat diyakini mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah di masa depan. (Prokopim)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,