LAMONGAN – Sat Polairud Polres Lamongan bersama personel Sat Binmas menerima kunjungan ratusan siswa PG dan TK Tapas Al-Ihsan II Kelurahan Blimbing, Minggu (15/2926)).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman depan Kantor Sat Polairud.
Sejak awal kedatangan, para siswa terlihat ceria dan penuh rasa ingin tahu.
Mereka hadir didampingi guru untuk mengenal lebih dekat tugas kepolisian.
Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tercatat sebanyak 142 anak dengan sembilan guru pendamping.
Panitia menyiapkan area khusus agar kegiatan berjalan tertib dan menyenangkan.
Anak-anak duduk rapi sambil menunggu rangkaian acara dimulai.
Suasana keakraban langsung terasa antara polisi dan peserta.
Kegiatan dibuka melalui apel singkat yang diikuti seluruh siswa dan pendamping.
Dengan penuh semangat, mereka bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Momen ini menjadi pengantar sebelum masuk pada materi pengenalan Polairud.
Para guru pun ikut memberi contoh sikap disiplin kepada anak didiknya.
Kasat Polairud Polres Lamongan AKP Guntur menyampaikan sambutan hangat kepada rombongan.
Ia mengapresiasi kunjungan yang menjadi sarana edukasi sekaligus wisata belajar.
“Terima kasih kepada anak-anak dan bapak ibu guru yang sudah datang berkunjung,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini penting untuk mengenalkan polisi sejak usia dini.
Dalam kesempatan itu, AKP Guntur turut memperkenalkan dirinya dan anggota yang hadir.
Ia menjelaskan secara sederhana mengenai peran Polisi Perairan dan Udara.
Mulai dari patroli, penyelamatan hingga menjaga keamanan wilayah perairan.
Penjelasan dibuat ringan agar mudah dipahami anak-anak.
Para siswa juga diajak mengenal berbagai jenis pakaian dinas Polairud.
Anggota menunjukkan perlengkapan yang biasa dipakai saat bertugas di laut.
Anak-anak tampak antusias melihat seragam dan atribut tersebut.
Beberapa bahkan berani maju untuk bertanya.
Selain pengenalan tugas, diberikan pula edukasi tentang keselamatan saat bencana.
Materi difokuskan pada cara melindungi diri di lingkungan perairan.
Penyampaian dilakukan melalui contoh gerakan sederhana dan mudah diingat.
Tujuannya agar anak memiliki bekal pengetahuan dasar.
AKP Guntur menegaskan bahwa penanaman budaya keselamatan harus dimulai sejak kecil.
“Dengan mengenal cara yang benar, anak-anak akan lebih siap dan tidak panik,” jelasnya.
Ia berharap ilmu tersebut bisa diingat hingga mereka dewasa nanti.
Edukasi ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan risiko.
Kasat Polairud turut mengenalkan lokasi markas yang berada di Jalan Sedayulawas No. 1 Brondong.
Ia mengajak masyarakat untuk tidak ragu mengenal dan mendatangi Polairud.
Menurutnya, sinergi warga dan kepolisian penting untuk menjaga keamanan.
“Kami ingin situasi tetap aman dan kondusif bersama-sama,” tuturnya.
Memasuki sesi berikutnya, anak-anak diberi kesempatan bertanya langsung.
Beragam pertanyaan polos namun menarik membuat suasana semakin hidup.
Petugas menjawab dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Gelak tawa pun beberapa kali terdengar dari para peserta.
Sebagai penutup, seluruh hadirin menyanyikan lagu Bagimu Negeri dengan khidmat.
Setelah itu dilakukan ramah tamah antara anggota polisi, siswa dan guru.
Anak-anak tampak senang bisa berinteraksi lebih dekat.
Banyak yang tak ingin segera beranjak pulang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik polisi dan masyarakat terus terbangun.
Kehadiran Polairud di tengah anak-anak menjadi langkah menumbuhkan kepercayaan.
Sejak dini mereka memahami pentingnya keselamatan di air maupun udara.
Harapannya, generasi muda semakin sadar akan budaya tertib dan aman. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,