PJI Bojonegoro Tanam 600 Pohon Produktif di Hutan Gondang, Momentum HPN 2026

BOJONEGOROtimes.Id – Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bojonegoro menggelar aksi penghijauan di kawasan hutan RPH Sukun Petak 164, Desa Sambungrejo, Kecamatan Gondang, Kamis (12/2/2026).

‎Sebanyak 600 bibit pohon produktif ditanam di lahan kurang lebih 1,5 hektare.

‎Gerakan ini menjadi bentuk kepedulian insan pers terhadap kelestarian alam.

‎Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan warga sekitar.

‎Mengusung tema “PJI Peduli Kelestarian Alam dan Ketahanan Pangan,” aksi tersebut menunjukkan bahwa wartawan tidak hanya bekerja menyampaikan berita.

‎Lebih dari itu, pers juga hadir memberi kontribusi langsung bagi masyarakat.

‎Penanaman pohon dipilih sebagai langkah strategis menjaga lingkungan.

‎Harapannya, manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

‎Ketua PJI Bojonegoro, Syamsul Anam, menuturkan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremonial tahunan.

‎Menurutnya, penghijauan harus menjadi gerakan berkelanjutan.

‎Ia ingin keberadaan pohon nantinya mampu memberi dampak ekologis sekaligus ekonomi.

‎“Ini bukan kegiatan simbolis, tapi investasi masa depan bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

‎Anam menjelaskan, tanaman produktif memiliki banyak fungsi bagi kawasan hutan.

‎Selain memperkuat struktur tanah, pohon juga membantu menekan potensi erosi.

‎Risiko banjir yang kerap mengancam wilayah sekitar pun diharapkan berkurang.

‎“Ketika pohon tumbuh, manfaatnya akan kembali kepada warga,” tambahnya.

‎Jenis bibit yang ditanam terdiri dari aneka tanaman buah serta pohon keras bernilai guna.

‎Penanaman ini sekaligus menjadi upaya memulihkan lahan yang mulai mengalami degradasi.

‎Selama ini, kawasan tersebut dinilai rawan akibat praktik penebangan liar.

‎Karena itu, penambahan tutupan hijau menjadi kebutuhan mendesak.

‎Kepala Desa Sambungrejo, Eko Prastyo, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian para jurnalis.

‎Ia menilai pemilihan Dusun Sukun sebagai lokasi kegiatan merupakan langkah tepat.

‎Pasalnya, daerah itu kerap terdampak banjir saat musim hujan.

‎“Atas nama warga, kami sangat mengapresiasi gerakan dari PJI,” ucapnya.

‎Eko mengakui berkurangnya pohon di kawasan hutan menjadi salah satu penyebab utama persoalan lingkungan.

‎Dengan adanya penanaman ini, ia berharap kesadaran masyarakat ikut meningkat.

‎Pemerintah desa pun siap meneruskan gerakan serupa di masa mendatang.

‎“Kami berkomitmen melanjutkan penghijauan agar hasilnya berkelanjutan,” tegasnya.

‎Apresiasi juga datang dari Administratur Perhutani KPH Bojonegoro.

‎Menurutnya, kegiatan kolaboratif seperti ini sangat mendukung program pelestarian hutan.

‎Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan insan pers dinilai penting.

‎“Kami berterima kasih karena PJI ikut menjaga keberlanjutan kawasan hutan,” katanya.

‎Aksi penanaman tersebut melibatkan banyak pihak lintas sektor.

‎Hadir di antaranya jajaran PJI Bojonegoro, Perhutani, unsur TNI-Polri, serta pemerintah kecamatan.

‎Turut ambil bagian pula pihak sekolah dan perangkat desa setempat.

‎Kebersamaan itu memperlihatkan kuatnya semangat gotong royong.

‎Kepala SMP Negeri 1 Gondang, Imam Daldiri, merasa bangga karena siswanya dapat ikut terlibat.

‎Ia menyebut kegiatan ini menjadi pembelajaran nyata di luar kelas.

‎Anak-anak bisa memahami langsung pentingnya menjaga kelestarian alam.

‎“Ini momen edukasi agar generasi muda mencintai lingkungan sejak dini,” tuturnya.

‎Melalui momentum HPN, PJI ingin menegaskan bahwa peran pers tidak berhenti pada penyampaian informasi.

‎Wartawan juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

‎Kehadiran mereka di tengah persoalan lingkungan diharapkan membawa perubahan positif.

‎Aksi tanam pohon ini menjadi bukti nyata komitmen tersebut.

‎Dengan semangat kolaborasi, gerakan penghijauan di RPH Sukun diharapkan terus berlanjut.

‎Pohon yang ditanam hari ini akan menjadi penopang kehidupan di masa depan.

‎Baik dari sisi ekologi, sosial, maupun ekonomi masyarakat sekitar hutan.

‎Momentum HPN 2026 pun meninggalkan jejak manfaat yang nyata. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *