BOJONEGOROtimes.Id – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melantik Pengurus Kewirausahaan PeForummuda (FKP) DPD Bojonegoro sekaligus menggelar sosialisasi Entrepreneurship Challenge Academy (ECA) dari Kemenpora RI.
Kegiatan berlangsung di Pendopo Malowopati, Pemkab Bojonegoro, Senin (9/2/2026). Pelantikan ini menjadi langkah memperkuat peran pemuda dalam sektor ekonomi kreatif.
Ratusan peserta dan perwakilan perangkat daerah turut hadir memeriahkan agenda tersebut.
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menekankan bahwa kemajuan organisasi bergantung pada disiplin serta keaktifan pengurus.
Ia meminta seluruh jajaran, terutama pimpinan, mampu memberi teladan dalam menjalankan program.
“Kalau ingin organisasi maju, kita harus rajin dan tidak boleh bermalas-malasan, terutama ketua atau pemimpinnya,” tegasnya.
Menurutnya, kualitas SDM pemuda akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan di atas enam persen, sementara Bojonegoro dipacu mencapai minimal 5,6 persen dari posisi saat ini 3,8 persen.
Karena itu, para pelaku usaha muda diminta terus berinovasi. “Kami ingin wirausaha muda terus berkarya dan mengambil peran,” ujarnya.
Wabup juga menyampaikan rencana penyediaan ruang promosi bagi pelaku UMKM muda dalam waktu dekat.
Momentum Ramadhan akan dimanfaatkan untuk membantu pemasaran produk mereka.
“InsyaAllah bulan Ramadhan ini akan kami siapkan bazar untuk wirausaha muda di sekitar Taman Mbah Balok,” tandasnya.
Selain berbicara ekonomi, Wakil Bupati menyoroti pentingnya kolaborasi lintas perangkat daerah.
Sinergi diperlukan untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan, sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Ia turut menyinggung dukungan pada program strategis nasional. Salah satunya Sekolah Rakyat yang telah menjangkau 200 anak dari keluarga kurang mampu secara gratis.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Arief Nanang Sugianto, menjelaskan bahwa FKP merupakan pengembangan dari Young Entrepreneurship Bojonegoro.
Peleburan ini diharapkan menciptakan organisasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Forum tersebut diarahkan mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda. Selain itu, pemuda didorong memberi kontribusi nyata bagi ekonomi daerah.
Acara diawali doa dan pemutaran video profil kewirausahaan pemuda Bojonegoro.
Hadir sejumlah OPD seperti Dinas Peternakan, PMD, Pertanian, Perindustrian dan Ketenagakerjaan, hingga Dinas Pendidikan serta perizinan.
Peserta yang terlibat terdiri dari 80 pemuda berprestasi, 22 kategori khusus, dan 8 finalis pemula ECA. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan.
Prosesi pelantikan ditandai pembacaan Surat Keputusan, ikrar pengurus, serta penyerahan pataka FKP.
Momentum ini menjadi simbol komitmen integritas dan kolaborasi antaranggota. Setelahnya, agenda dilanjutkan dengan sosialisasi program ECA dari Kemenpora.
Beragam produk hasil karya pemuda juga dipamerkan kepada tamu undangan.
Di penghujung acara, Wakil Bupati berkeliling meninjau stan pameran.
Ia berdialog langsung dengan para pelaku usaha muda mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi.
Pemerintah berharap forum ini mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru. Kehadiran FKP diharapkan melahirkan wirausaha tangguh dan kompetitif. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,