BOJONEGOROtimes.Id – Peristiwa kebakaran kendaraan terjadi di Jalan Kyai Sulaiman, RT 10 RW 02, Kelurahan Klangon, Kecamatan Bojonegoro, Kamis malam (5/2/2026).
Api sempat membesar dan mengancam area sekitar permukiman warga.
Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro bergerak cepat ke lokasi.
Kobaran api pun berhasil dikendalikan sebelum merembet lebih jauh.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, menyampaikan bahwa kejadian diperkirakan muncul sekitar pukul 20.10 WIB.
Informasi masuk ke Pos Kota Damkarmat beberapa menit kemudian.
Setelah laporan diterima, personel langsung bersiap menuju tempat kejadian.
Respons cepat dilakukan demi meminimalkan dampak kebakaran.
“Laporan kami terima pukul 20.23 WIB, lalu petugas berangkat tiga menit kemudian,” terang Siswoyo.
Perjalanan menuju lokasi memakan waktu singkat.
Tim tiba di titik kebakaran sekitar pukul 20.33 WIB.
Upaya pemadaman segera dilakukan setibanya di lokasi.
Petugas berjibaku memadamkan api sekaligus melakukan proses pendinginan.
Langkah ini penting agar bara tidak kembali menyala.
Setelah situasi benar-benar aman, operasi dinyatakan selesai.
“Pemadaman dan pendinginan tuntas pada pukul 21.07 WIB,” ujarnya.
Pemilik kendaraan diketahui bernama Agung (41), warga setempat yang juga melaporkan kejadian tersebut.
Dari pemeriksaan sementara, sumber api diduga berasal dari gangguan kelistrikan.
Korsleting pada bagian aki memicu percikan yang kemudian membesar.
Api dengan cepat membakar kendaraan yang berada di lokasi.
Akibat kejadian ini, satu unit Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan paling parah.
Kendaraan tersebut dilaporkan hangus hingga sekitar 98 persen.
Selain itu, mobil Mitsubishi TSS di dekatnya ikut terdampak.
Tingkat kerusakannya diperkirakan sekitar 5 persen.
Tak hanya mobil, sebuah motor listrik juga ikut terbakar.
Persentase kerusakan pada kendaraan roda dua itu mencapai kurang lebih 30 persen.
Sementara itu, satu unit mesin pencacah pakan ternak tak luput dari dampak panas.
Total kerugian material ditaksir cukup besar.
“Kerugian akibat kebakaran ini kami perkirakan sekitar Rp85 juta,” ungkap Siswoyo.
Meski demikian, ada aset yang berhasil diselamatkan petugas.
Sebuah rumah milik korban yang berada sangat dekat dengan titik api tidak sampai terbakar.
Seluruh bagian bangunan berikut isinya tetap aman.
Menurut Siswoyo, rumah seluas kurang lebih 1.000 meter persegi itu dihuni lima orang.
Semua penghuni berhasil dievakuasi tanpa mengalami cedera.
Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa.
“Kami pastikan seluruh penghuni dalam keadaan selamat,” imbuhnya.
Dalam operasi tersebut, Damkarmat menerjunkan satu unit mobil pemadam.
BPBD turut membantu dengan suplai air menggunakan satu kendaraan pendukung.
Sebanyak tujuh personel terlibat dalam proses penanganan.
Jarak tempuh menuju lokasi sekitar 4,8 kilometer.
Selain memadamkan api, petugas juga memanfaatkan kesempatan untuk memberikan edukasi.
Warga sekitar diberi pemahaman mengenai pencegahan kebakaran di lingkungan rumah.
Mereka juga dijelaskan langkah awal yang harus dilakukan saat api muncul.
Termasuk pengenalan tugas serta nomor layanan darurat Damkarmat Bojonegoro. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,