TMMD Reguler ke-129 Siap Digelar, Kodim Lamongan Fokuskan di Desa Tlemang Ngimbang

LAMONGAN – Kodim 0812 Lamongan mulai melakukan langkah awal pemantapan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026.

‎Tahapan tersebut ditandai dengan kegiatan survei lokasi yang dilaksanakan di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Kamis (22/01/2026).

‎Survei lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim 0812/Lamongan, Mayor Arh Moh. Ngateno, bersama tim lintas sektoral dari Pemerintah Kabupaten Lamongan.

‎Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan sasaran program TMMD sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat desa.

‎Dalam arahannya, Mayor Arh Moh. Ngateno menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan program strategis yang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“TMMD harus mampu menjawab kebutuhan warga. Survei ini menjadi kunci agar pembangunan yang dilakukan benar-benar berdampak jangka panjang,” tegasnya.

‎Kasdim juga menyoroti pentingnya sinergi lintas instansi, khususnya terkait rencana pembangunan irigasi permukiman (Irpom).

‎Menurutnya, sarana tersebut sangat penting dalam mendukung aktivitas pertanian dan meningkatkan produktivitas ekonomi warga Desa Tlemang.

‎Kegiatan survei turut diikuti oleh perwakilan sejumlah dinas terkait, di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR), Dinas SDA dan Bina Konstruksi, serta Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan.Sekretaris Dinas PMD Lamongan, Bakti Apriyanto, menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan rencana kegiatan fisik beserta dukungan anggaran.

“Seluruh program TMMD telah disinergikan dengan rencana pembangunan daerah agar hasilnya optimal,” jelasnya.

‎Sementara itu, Kabid PU SDA Jimmy menyampaikan bahwa tahapan Pra-TMMD direncanakan mulai Juni 2026, sedangkan pembukaan resmi TMMD Reguler ke-129 akan digelar pada Juli 2026.

‎Ia berharap seluruh pekerjaan dapat berjalan sesuai target dan spesifikasi teknis.

‎Berdasarkan hasil survei lapangan, sejumlah sasaran fisik menjadi prioritas dalam TMMD Reguler ke-129.

‎Di antaranya pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.300 meter, rehabilitasi 10 unit RTLH, pipanisasi irigasi permukiman, pemeliharaan Jalan Usaha Tani, peningkatan lapangan voli, serta pemasangan 10 titik PJU.

‎Selain pembangunan fisik, TMMD juga menyasar program non-fisik berupa sosialisasi pencegahan stunting, penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum dan bahaya narkoba, hingga pelayanan administrasi kependudukan serta SIM keliling bagi masyarakat.

‎Kepala Desa Tlemang, Aris Pramono, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi TMMD tahun ini.

“Kami sangat bersyukur. Program TMMD ini akan membawa perubahan besar bagi desa kami,” ungkapnya.

‎Harapan serupa disampaikan oleh pihak Kecamatan Ngimbang melalui Sekcam Yoyok Kristantono.

‎Ia berharap pelaksanaan TMMD mampu mendorong pengembangan potensi lokal, termasuk wisata budaya Desa Tlemang, agar semakin dikenal luas oleh masyarakat luar daerah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *