BOJONEGOROtimes.Id – Upaya penguatan Geopark Bojonegoro menuju pengakuan internasional terus berlanjut.
Vice President UNESCO Global Geopark (UGGp) Prof. Ibrahim Komo bersama tim melakukan kunjungan ke objek wisata geologi Kayangan Api Bojonegoro, Sabtu malam (17/1/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari proses penilaian potensi geopark Bojonegoro berkelas dunia.
Rombongan UGGp didampingi Bappeda Provinsi Jawa Timur, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, serta Forum Geopark Jatim.
Turut hadir Bappeda dan Disbudpar Bojonegoro yang mendampingi selama kegiatan.
Sinergi lintas instansi ini menunjukkan keseriusan persiapan Geopark Bojonegoro.
Prof. Ibrahim mengamati langsung fenomena api abadi yang muncul dari dalam bumi Kayangan Api.
Ia menilai karakteristik geologi serta kestabilan aliran gas alam sebagai bagian penting warisan geologi berbasis migas.
“Dalam penilaian UNESCO, yang utama adalah nilai evolusi geologi dan kepentingannya bagi dunia,” ujar Prof. Ibrahim.
Ia menegaskan bahwa potensi habisnya gas alam tidak menjadi penghalang dalam proses menuju UNESCO Global Geopark.
Menurutnya, warisan geologi dinilai dari nilai ilmiah dan edukatif jangka panjang.
“Gas bisa habis, tetapi nilai geologinya tetap penting untuk generasi mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager Geopark Bojonegoro, Kusnandaka Tjatur Prasetijo, menyampaikan bahwa pengembangan geopark telah dimulai sejak 2017.
Meski sempat terhambat pandemi Covid-19, berbagai kemajuan terus dicapai.
Geopark Bojonegoro dikenal memiliki kekhasan berbasis minyak dan gas bumi.
Menurut Kusnandaka, konsep geopark migas menjadi keunikan sekaligus tantangan tersendiri.
Oleh karena itu, masukan dari UGGp sangat dibutuhkan untuk penguatan ke depan.
“Kami berharap ada evaluasi dan arahan sebagai bekal menuju persiapan UNESCO,” ujarnya.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan makan tumpeng bersama di kawasan Kayangan Api.
Suasana berlangsung khidmat dengan iringan musik gamelan Jawa yang kental dengan nuansa budaya lokal.
Acara tersebut menjadi simbol perpaduan antara warisan geologi dan budaya Bojonegoro. (*)












Bojonegorotimes.id adalah media online berbasis di Bojonegoro, serta fokus pada pemberitaan di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Sejak awal,