Vicon Nasional TNI, Dandim Lamongan Ungkap 7 Titik Percepatan Koperasi Merah Putih

‎LAMONGAN – Komandan Kodim (Dandim) 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo bersama jajaran mengikuti kegiatan Video Conference (Vicon) nasional yang dipimpin Wakil Panglima TNI dan Direktur Utama PT Agrinas.

‎Agenda tersebut digelar dalam rangka peluncuran sekaligus evaluasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

‎Kegiatan berlangsung serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Lamongan, Selasa (6/1/2026).

‎Dalam forum nasional tersebut, Dandim 0812 Lamongan memaparkan tujuh lokasi strategis di wilayah Kabupaten Lamongan yang menjadi titik percepatan pengembangan koperasi.

‎Paparan tersebut disertai berbagai capaian pembangunan dan progres lapangan yang telah berjalan.

‎Langkah ini menjadi bagian dari komitmen daerah dalam mendukung program strategis pemerintah pusat.

‎Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan salah satu program unggulan pemerintah pusat yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

‎Program ini dilaksanakan melalui sinergi antara Markas Besar TNI dan PT Agrinas. Koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

‎Berdasarkan data yang disampaikan, Kabupaten Lamongan memiliki total 474 lokasi alokasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

‎Dari jumlah tersebut, sebanyak 296 lokasi telah masuk dalam portal pendataan lahan.

‎Sementara itu, 276 lokasi telah terverifikasi dalam portal pembangunan hingga tanggal 6 Januari 2026.

‎Lebih lanjut dijelaskan, dari ratusan lokasi tersebut, sebanyak 262 titik telah memasuki tahap pengerjaan fisik.

‎Bahkan, tiga lokasi di antaranya telah mencapai progres pembangunan 100 persen.

‎Capaian ini disampaikan langsung oleh Dandim 0812/Lamongan dalam laporan kepada Wakil Panglima TNI, Dirut PT Agrinas, dan Asrenum Panglima TNI.

‎Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam program Koperasi Merah Putih merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

‎Ia menyebutkan bahwa seluruh Babinsa telah diinstruksikan untuk melakukan pendampingan secara melekat.

‎Pendampingan ini bertujuan memastikan koperasi berjalan mandiri, transparan, dan memberi manfaat langsung bagi warga Lamongan.

‎Sementara itu, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.

‎Ia berharap keberhasilan yang dicapai Kabupaten Lamongan dapat menjadi tolok ukur atau percontohan bagi daerah lain di Indonesia.

‎Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat desa dinilai sebagai kunci utama kesuksesan program.

‎Kegiatan Video Conference berlangsung dengan tertib dan lancar hingga akhir acara.

‎Sebagai penutup, dilakukan peninjauan virtual terhadap sejumlah fasilitas pendukung koperasi, termasuk gudang dan unit usaha yang telah beroperasi.

‎Peninjauan ini menjadi gambaran nyata progres Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di lapangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *