Wisuda STIKes Rajekwesi, Wabup Bojonegoro Soroti Lompatan IPM dan Penurunan Stunting

BOJONEGOROtimes.Id – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Nurul Azizah menghadiri prosesi wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi yang digelar di Gedung Paripurna DPRD Bojonegoro, Minggu (16/11/2025).

‎Kehadiran Wabup menjadi bentuk dukungan pemkab terhadap peningkatan kualitas SDM bidang kesehatan.

‎Tahun ini, STIKes Rajekwesi mewisuda 137 lulusan dari berbagai program studi, mulai Keperawatan, Teknologi Bank Darah, Farmasi, Profesi Ners, Kebidanan, hingga Profesi Bidan.

‎Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pejabat Bojonegoro, mantan Wakil Ketua DPRD, anggota legislatif, pimpinan STIKes, serta para orang tua wisudawan.

‎Dalam sambutannya, Wabup Nurul Azizah menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada perguruan tinggi yang telah berkontribusi menyiapkan tenaga kesehatan berkualitas.

‎Ia menegaskan bahwa peningkatan angka pendidikan di Bojonegoro menjadi bukti keberhasilan pembangunan SDM.

‎Berdasarkan data BPS per November, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bojonegoro meningkat menjadi 73,74, naik dari sebelumnya 72,38.

‎Kenaikan pada komponen pendidikan turut berperan besar. Pada 2025, rata-rata lama sekolah diproyeksikan mencapai 7,97 tahun, melebihi standar Jawa Timur.

‎Nurul Azizah juga membeberkan capaian penurunan angka stunting. Baru-baru ini, ia mewakili Bupati menerima penghargaan nasional terkait penurunan stunting terbaik, dengan prevalensi turun dari 14,2% menjadi 12%.

‎Ia menilai keberhasilan ini hasil kerja kolaboratif seluruh elemen kesehatan dan pemerintah desa.

‎Selain itu, Wabup menjelaskan bahwa tahun depan pemerintah daerah menyiapkan perluasan program beasiswa.

‎Jika sebelumnya terdiri dari tiga kategori, pada 2025 akan dikembangkan menjadi lima, termasuk beasiswa sains dan penyelesaian tugas akhir.

‎Harapannya, beasiswa dapat memotong hambatan ekonomi yang kerap menghalangi anak berprestasi melanjutkan pendidikan.

‎Pada penutup sambutan, Wabup menegaskan komitmen pemkab meningkatkan fasilitas kesehatan.

‎Targetnya, pada 2026 empat RSUD di Bojonegoro naik tipe, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat menjadi lebih optimal.

‎“Kami berharap lulusan STIKes dapat menjadi bagian penting dalam membangun sektor kesehatan daerah,” ujar Wabup. (Prokopim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *